15 Juli 2013

tradisi zaman dulu, dengan lampu sederhana (cemprong)






Lampu Cemprong

Cemprong salah satu lampu antik yang di gunakan orang-orang dulu untuk mendapatkan penerangan sebelum terdapat listrik, lampu cemprong sering kita temui pada rumah bangunan tua yang terdapat orang-orang zaman dulu akan tetapi sekarang ini hanya sebagian bahkan jarang yang menggunakan lampu cemprong untuk penerangan saat mati lampu.
Bentuknya yang unik dan ukuran yang beragam membuat cemprong masih eksis untuk di produksi. Lampu cemprong yang terbuat dari kaca dan bahan keramik di bawahnya untuk menampung minyak tanah agar dapat menyalakan api dan di tutupi dengan kaca dengan bentuk yang menarik juga terdapat sumbu di dalamnya.
Banyak yang mengetahui apa itu lampu cemprong apalagi jika anak-anak muda zaman sekarang di tanya mengenai lampu cemprong yang mereka tau untuk penerangan mati lampu itu seperti emergency, senter, dan lilin. Lalgu bagaimana engan cemprong?...
Cemprong merupakan termasuk seni dalam penerangan zaman dulu selain obor yang praktis di bawa sebagai penerangan untuk pergi-pergian. Cemprong memiliki bentuk seni yang unik cara pembuatannya pun terlihat sulit, harganya yang mahal pada zaman kejayaannya dulu membuat cemprong tidak kehilangan peminatnya salah satunya Ibu menah, Nenek yang usianya hampir 80 tahun ini mengaku bahwa Dia adalah peminat cemprong selain praktis peneranganannya pun bisa lebih terang dari lilin. “ dulu sebelum ada listrik sejak saya masih mempunyai warung di pinggir jalan sana (sambil meraba dan menunjuk ke arah depan) hampr di setiap ruangan saya pasang cemprong karena listrinya masih jarang pada waktu itu “ ujarnya.
Lampu cemprong memang saat ini tidak sepopuler lampu emergency, senter dan lilin. Namun keunikan dan terang yang di hasilkan dari cemprong ini tidak kalah terangnya.(chita veliciana dewi/51110015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar