Lampu Cemprong
Cemprong
salah satu lampu antik yang di gunakan orang-orang dulu untuk mendapatkan
penerangan sebelum terdapat listrik, lampu cemprong sering kita temui pada
rumah bangunan tua yang terdapat orang-orang zaman dulu akan tetapi sekarang
ini hanya sebagian bahkan jarang yang menggunakan lampu cemprong untuk
penerangan saat mati lampu.
Bentuknya
yang unik dan ukuran yang beragam membuat cemprong masih eksis untuk di
produksi. Lampu cemprong yang terbuat dari kaca dan bahan keramik di bawahnya
untuk menampung minyak tanah agar dapat menyalakan api dan di tutupi dengan
kaca dengan bentuk yang menarik juga terdapat sumbu di dalamnya.
Banyak
yang mengetahui apa itu lampu cemprong apalagi jika anak-anak muda zaman
sekarang di tanya mengenai lampu cemprong yang mereka tau untuk penerangan mati
lampu itu seperti emergency, senter, dan lilin. Lalgu bagaimana engan
cemprong?...
Cemprong merupakan termasuk seni dalam penerangan zaman dulu selain obor yang
praktis di bawa sebagai penerangan untuk pergi-pergian. Cemprong memiliki bentuk
seni yang unik cara pembuatannya pun terlihat sulit, harganya yang mahal pada
zaman kejayaannya dulu membuat cemprong tidak kehilangan peminatnya salah
satunya Ibu menah, Nenek yang usianya hampir 80 tahun ini mengaku bahwa Dia
adalah peminat cemprong selain praktis peneranganannya pun bisa lebih terang
dari lilin. “ dulu sebelum ada listrik sejak saya masih mempunyai warung di
pinggir jalan sana (sambil meraba dan menunjuk ke arah depan) hampr di setiap
ruangan saya pasang cemprong karena listrinya masih jarang pada waktu itu “
ujarnya.
Lampu
cemprong memang saat ini tidak sepopuler lampu emergency, senter dan lilin.
Namun keunikan dan terang yang di hasilkan dari cemprong ini tidak kalah
terangnya.(chita veliciana dewi/51110015)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar